Mereka


Ditempat itu aku melihat begitu banyak keceriaan, tawa yang sangat bahagia dari anak-anak kampung yang terletak tak jauh dari permukiman pendidikan. Disana terletak 4 Universitas besar dan bergengsi, namun coba perhatikan, masih banyak ternyata disana penduduk asli yang tidak dapat mengenyam pendidikan sesuai kebutuhan saat ini.

Disebuah kampung itu terdapat rumah pohon kecil yang hanya 2-3 orang anak saja cukup untuk memenuhi rumah pohon kecil yang terbuat dari kayu sederhana itu. Disana juga terdapat sebuah taman baca yang sangat sederhana, namun dari kesederhaan itulah muncul berbagai pengetahuan yang nantinya akan membuat anak-anak kampung itu menjadi pintar 🙂

Taman Ilmu namanya, sudah tak asing aku mendengarnya. Sejak awal aku masuk ke Universitas yang sering dibangga-banggakan oleh masyarakat diluar sanaaku sudah sangat sering nama “Taman Ilmu” itu disebut-sebut. Namun, aku belum pernah sekalipun menginjakan kaki ke tempat itu.

Akhirnya aku mengenal satu persatu para penggurus yang sibuk dan sudi untuk mengurusi perkampungan orang.

“Hey!!! kamu itu peduli banget sih sama kampung orang, urus saja perkampungan kamu sendiri!!” , mungkin itu yang akan dikatakan oleh orang-orang diluaran sana yang tidak tahu apa pun.

Tapi tidak bagi mereka. Mereka sang pembawa perubahan yakin dan percaya bahwa hal kecil yang kita berikan oleh seorang atau siapaun asalkan memiliki niat yang tulus dan ikhlas pasti berbuah baik. Benar kan? 🙂

 

Dago, 4 Mei 2014

Gambar10277437_10201909068751747_6840163702856799180_nGambarHasil jepretan anak Tamu 2

Gambar
Hasil Jepretan anak Tamu

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s